fbpx

Berjuang Bersama Aisyah

Mencari Tiket Menuju Surga

Entah demi popularitas atau mencari kekayaan, banyak orang yang seakan tidak pernah menyerah untuk menyeru pada keburukan. Dibalik kecanggihan zaman sekarang, banyak manusia yang menghalalkan apa yang Allah larang. Ketika tontonan yang tidak mendidik menjadi tuntunan, pergaulan bebas tanpa batas, musik lebih sering didendangkan ketimbang lantunan ayat suci Al Qur’an.

Saking gandrungnya, orang tidak akan pernah puas dalam mencari dunia. Semua jalan akan ditempuh, semua cara pun di terabas. Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ أَنَّ لاِبْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَادِيَانِ ، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلاَّ التُّرَابُ ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ

“Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat.” (HR. Bukhari Muslim )

Kalau dunia terus dikejar, bagaimana dengan akhirat?

“Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal”  QS. Al-A’la : 17

Tahukah kamu bahwa kita adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia? Yang dapat berdakwah, yakni menyeru pada kebaikan dan mencegah dari yang munkar. Allah Ta’ala berfirman,
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah” (QS. Ali Imron: 110).
Dakwah itu tidak selalu di atas mimbar lho..  Semua orang bisa menyeru pada kebaikan 🙂 Entah siapapun kamu atau apapun statusmu. Tua, muda, kaya, miskin, sehat, sakit, perempuan ataupun laki-laki. Tujuan kami adalah ingin masuk surga. Nabi Shallallahu‘alaihi wa Sallam bersabda:
”Ketahuilah bahwa apa yang Allah tawarkan sangat mahal, dan yang Allah tawarkan untuk kalian adalah surga”.  (HR Tirmidzi)
Apakah kamu juga memiliki tujuan yang sama?  Jika iya.. Ayo bersama Mahad Aisyah melahirkan ulama-ulama perempuan yang insyaaAllah bisa menjawab permasalahan ummahat, biidznillah Dengan menjadi Rekan Aisyah, insyaaAllah kamu telah mengambil peran dalam dakwah dan berpeluang memperbanyak amal kebaikan, aamiin.. Lantas apa saja keuntungan yang akan kamu dapatkan dengan menjadi Rekan Aisyah? InsyaaAllah tidak hanya mendapat keutamaan akhirat tetapi juga bisa menambah pundi-pundi yang halal! 

Mari Kita Kalkulasi

Apa yang akan kamu dapatkan jika menjadi Rekan Aisyah?

Dunia

Namun tentu saja balasan di akhirat itu lebih besar dari kenikmatan dunia yang ada.

Akhirat

“Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah.” [HR. Bukhari Muslim]

Bayangkan, jika satu saja muslimah berhasil masuk dan sekolah di Mahad Aisyah melalui perantaramu biidznillah. Kemudian muslimah ini belajar ilmu syar’i yang kelak akan diajarkan kepada anak-anaknya atau kepada lingkungan sekitarnya, maka berapa banyak pahala yang akan kamu dapat, MasyaaAllah

Bagaimana Caranya?

InsyaaAllah caranya sangatlah mudah

Kajian Bareng

Untuk menolong agama Allah dan mencari ridho-Nya dengan wasilah menjadi Agen Aisyah

Mencari Mahasiswi Terbaik

Melalui program Rekan Aisyah, bantu kami untuk menemukan mahasiswi terbaik untuk melahirkan calon ulama perempuan

Donasi

Caranya:

  • Rekomendasikan / ceritakan secara langsung (mulut-ke mulut)
  • Broadcast WA / update status story WA
  • Upload Facebook, Instagram atau Youtube channel-mu
  • Upload di website / blog-mu

Dan ketahuilah apa yang Allah janjikan adalah surga

Apakah Anda tertarik berkolaborasi bersama kami?

Di bawah Yayasan Lajnah Khairiyah Musytarakah (YLKM), Mahad Aisyah Binti Abu Bakar merupakan perguruan tinggi berasrama khusus muslimah pertama di Indonesia, bermanhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang terletak di kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Copyright © 2021 Mahad Aisyah binti Abu Bakar Li al-Dakwah. All rights reserved. 

TOP